Minggu, 01 September 2013

Pengertian Sistem Komputer


SISTEM KOMPUTER Posted on May 22, 2010 by PujiantoSistem komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer. Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya(brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware).Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).DownloadEmpat komponen dalam sistem komputer, yaitu :1. PemprosesBerfungsi untuk mengendalikan operasi komputer dan melakukan fungsi pemrosesan data.Pemroses melakukan operasi logika dan mengelola aliran data dengan membaca instruksi dari memori dan mengeksekusinya.Langkah kerja pemroses :a. Mengembil instruksi biner dari memorib. Mendekode instruksi menjadi aksi sederhanac. Melakukan aksi3 tipe operasi komputer :a. Operasi aritmatika (ADD, SUBSTRACT, MULTIPLY, DIVIDE)b. Operasi logika (OR, AND, XOR, INVERTION)c. Operasi pengendalian (LOOP, JUMP)Pemroses terdiri :a. ALU (Aritmatic Logic Unit)Berfungsi untuk melakukan operasi aritmatika dan logika.b. CU (Control Unit)Berfungsi untuk mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem komputer.c. Register-registerBerfungsi untuk :Membantu pelaksanaan operasi yang dilakukan pemroses Sebagai memori yang bekerja secara cepat, biasanya untuk tempat operand-operand dari operasi yang akan dilakukan.Terbagi menjadi register data dan register alamat.Register data terdiri dari general dan special purpose register.Register alamat berisi :a. Alamat data di memori utamab. Alamat instruksic. Alamat untuk perhitungan alamat lengkapContoh : register indeks, register penunjuk segmen, register penunjukstack, register penanda (flag)Pemroses melakukan tugasnya dengan mengeksekusi instruksi-instruksi di program dengan mekanisme instruksi sebagai berikut :a. Pemroses membaca instruksi dari memori (fetch)b. Pemroses mengeksekusi instruksi (execute)Eksekusi program berisi pengulangan fetch dan execute. Pemrosesan satu instruksi disebut satu siklus instruksi (instruction cycle).2. MemoriBerfungsi untuk menyimpan data dan program Biasanya volatile, tidak dapat mempertahankan data dan program yangdisimpan bila sumber daya energi (listrik) dihentikan.Konsep program tersimpan (stored program concept), yaitu program (kumpulan instruksi) yang disimpan di suatu tempat (memori) dimana kemudian instruksi tersebut dieksekusi. Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dari memori utama. Agar eksekusi dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memori pada lapisan berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan eksekusi ini akan meningkatkan kinerja sistem.Hirarki memori berdasarkan kecepatan akses :-Register (tercepat)-Chace memoryMemori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal dibanding memori utama. Chace memory adalah diantara memori utama dan register, sehingga pemroses tidak langsung mengacu memori utama tetapi di cachememory yang kecepatan aksesnya lebih tinggi.-Main memory-Disk chace (buffering)Bagian memori utama untuk menampung data yang akan ditransfer dari/ke perangkat masukan/keluaran dan penyimpan sekunder. Buffering dapat mengurangi frekuensi pengaksesan dari/ke perangkat masukan/keluaran dan penyimpan sekunder sehingga meningkatkan kinerja sistem.-Magnetic disk-Magnetic tape, optical disk (terlambat)3. Perangkat masukan dan keluaran (I/O)Adalah perangkat nyata yang dikendalikan chip controller di board sistem atau card. Controller dihubungkan dengan pemroses dan komponen lainnya melalui bus. Controller mempunyai register-register untuk pengendaliannya yang berisi status kendali.Tiap controller dibuat agar dapat dialamati secara individu oleh pemroses sehingga perangkat lunak device driver dapat menulis ke register-registernya sehingga dapat mengendalikannya. Sistem operasi lebih berkepentingan dengan pengendali dibanding dengan perangkat fisik mekanis. Perangkat I/O juga memindahkan data antara komputer dan lingkungan eksternal.Lingkungan eksternal dapat diantarmuka (interface) dengan beragam perangkat, seperti :a. Perangkat penyimpan sekunderb. Perangkat komunikasic. Terminal4. Interkoneksi antar komponenAdalah struktur dan mekanisme untuk menghubungkan antar komponen dalam sistem komputer yang disebut bus.Bus terdiri dari tiga macam, yaitu :a. Bus alamat (address bus)Berisi 16, 20, 24 jalur sinyal paralel atau lebih. CPU mengirim alamat lokasi memori atau port yang ingin ditulis atau dibaca di bus ini.Jumlah lokasi memori yang dapat dialamati ditentukan jumlah jalur alamat. Jika CPU mempunyai N jalur alamat maka dapat mengalamati 2 pangkat N (2N) lokasi memori dan/atau port secara langsung.b. Bus data (data bus)Berisi 8, 16, 32 jalur sinyal paralel atau lebih. Jalur-jalur data adalah dua arah (bidirectional). CPU dapat membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port. Banyak perangkat pada sistem yang dihubungkan ke bus data tetapi hanya satu perangkat pada satu saat yang dapat memakainya.c. Bus kendali (control bus)Berisi 4-10 jalur sinyal paralel. CPU mengirim sinyal-sinyal pada bus kendali untuk memerintahkan memori atau port. Sinyal bus kendali antara lain :• Memory readUntuk memerintahkan melakukan pembacaan dari memori.• Memory writeUntuk memerintahkan melakukan penulisan ke memori.• I/O readUntuk memerintahkan melakukan pembacaan dari port I/O.• I/O writeUntuk memerintahkan melakukan penulisan ke port I/O.Mekanisme pembacaanUntuk membaca data suatu lokasi memori, CPU mengirim alamat memori yang dikehendaki melalui bus alamat kemudian mengirim sinyal memory read pada bus kendali. Sinyal tersebut memerintahkan ke perangkat memori untuk mengeluarkan data pada lokasi tersebut ke bus data agat dibaca CPU. Interkoneksi antar komponen ini membentuk satu sistem sendiri, seperti ISA (Industry Standard Architecture), EISA (Extended ISA) dan PCI (Peripheral Component Interconnect). Secara fisik interkoneksi antar komponen berupa “perkawatan”. Interkoneksi memerlukan tata cara atau aturan komunikasi agar tidak kacau (chaos) sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.About these adsFiled under: Tugas Orkomp« ORGANISASI CACHE RISC dan CISC » 3 Responses agus bangka, on December 17, 2011 at 2:27 pm said:link anda sudah saya pasang di blog sayasaya tunggu konfirmasinya sekiranya link saya di pasang di blogroll andaterima kasih      Rate ThisReplyמוטו דיפו, on May 24, 2010 at 8:37 am said:yang menumpuk dalam mata bisa merusak serat-serat saraf di belakang mata dan saraf optik.6. Saraf optik pada mata yang rabun jauh lebih berisiko mengalami ganguan akibat stres komputer.7. Jika kondisi ini dibiarkan dan Anda tidak mengurangi tekanan      1 VotesReplyBestStorages.com, on May 22, 2010 at 11:25 am said:Maaf, tapi sepertinya artikel ini agak membingungkan..^^      Rate ThisReply Leave a Reply May 2010MTWTFSS« Apr Jun » 12345678910111213141516171819202122232425262728293031  Kategori Download Indonesia Hari IniNews Technology Tips n Trick Tugas Orkomp Tutorial Jumlah Pengunjung Shoutbox View shoutboxShoutMix chat widget Daftar Pengunjung Blog Sahabat *Fujhy*Mas Gurit*Yanti*Huda*Lets Share*13nova*Free Tips 4U*aliefardi *Free Tips 4U*agusbangka Tamu Berbicara toplez on Buku Tamurobby cahyawan onBuku Tamuervan on Tukar Linkrojhieb on Central Processing Unit (…Pujianto on Tukar Linkagus bangka onTukar Linkagus bangka onSISTEM KOMPUTERhd on Macam-Macam Port PCshuka shoes onMacam-Macam Port PCNanda Haris onMacam-Macam Port PCabedsaragih onARCVIEW GIScitrasiipeppy onBuku TamuPujianto on Macam-Macam Port PCTechnologies onMacam-Macam Port PCRahasia cara postingon Cara Posting di WordPressBlog at WordPress.com. The Digg 3 Column Theme.Fo

Filled Under:

0 komentar:

Posting Komentar


 
.